Tips Menghindari Konten Negatif Agar Anak Tidak Kecanduan

Tips Menghindari Konten Negatif Agar Anak Tidak Kecanduan

Semakin aktifnya aktivitas anak menggunakan telepon pintar harus diimbangi dengan bagaimana cara menghindari konten negatif. Tidak semua akses yang diberikan mampu dikontrol langsung tanpa pengawasan orang tua. Untuk ini sangat penting bagi Anda memberikan pengarahan pada anak di mana saja batasan perlu diberlakukan.



Intensitas penggunaan telepon pintar untuk anak memang mulai sulit dibatasi. Semenjak pemberlakuan belajar di rumah akibat wabah virus dalam jangka waktu lama pasti akan semakin mengakrabkan mereka dengan teknologi saat ini. Diperlukan kekreatifan orang tua untuk mengimbangi keperluan teknologi anak tanpa perlu membuatnya kecanduan.

Konten negatif yang tersebar di seluruh platform memang tidak bisa dihindari. Namun, Anda dapat memberikan catatan khusus penggunaan telepon pintar pada anak selama kegiatan belajar di rumah. Berikan akses belajar secara penuh dengan mempertimbangkan keamanan lainnya. Pastinya Anda juga memahami mengapa perlu menghindari konten negatif.

Memahami kebutuhan sudah sepantasnya menjadi tanggung jawab Anda. Namun, juga diperlukan keseimbangan antara belajar dengan bermain. Dalam usia aktifnya bermain juga mendorong kemampuan motoriknya berkembang menjadi lebih kreatif. Kegiatan ini dapat dikontrol dengan menyajikan konten beredukasi positif.

Mengontrol Penggunaan Fitur Konten

Ada beberapa fitur dapat Anda manfaatkan untuk menghindari konten negatif yang memiliki dampak buruk pada tumbuh kembang. Salah satu fitur yang dapat dimanfaatkan adalah penggunaan Kiddle. Dengan aksesnya yang mudah tidak perlu lagi merepotkan orang tua memberikan batasan penuh.

Sama halnya kerja Google, Kiddle merupakan sebuah mesin pencari yang didesain khusus untuk penggunaan di bawah usianya. Dalam kehidupan modern memang sangat tidak mungkin membatasi penggunaan telepon pintar bagi seluruh kalangan. Untuk ini diberlakukan fitur pada Kiddle dengan terjamin keamanannya.

Dapat diakses melalui browser mengatasi langsung masalah kemunculan konten negatif seperti pada situs lainnya. Secara langsung semua konten negatif tidak mampu dideteksi oleh penggunaan di bawah usia. Semisal berniat mencari konten seputar pembunuhan tidak dapat ditemui apapun terkait pencarian.

Keamanan tersebut juga akan terpenuhi apabila Anda mengandalkan aplikasi YouTube Kids sebagai sarana belajar. Tidak dapat dipungkiri anak-anak memang memiliki kecenderungan untuk menonton berbagai konten menarik. Sama halnya menonton kartun pada televisi, aplikasi paling populer ini memiliki banyak penggemar dengan jutaan kali tonton setiap harinya.

Unduh aplikasi khusus YouTube Kids yang akan membantu Anda memberikan tontonan positif. Mengeluarkan desain khusus aplikasi ini terlihat lebih ceria dengan mengeluarkan tampilan ceria khas anak-anak. Dibuat untuk semakin memperbetah penggunaan tidak perlu lagi mengkhawatirkan Anda karena seluruh konten negatif dapat difilter seketika.

Tidak kalah dengan platform lain. Facebook juga ikut mengeluarkan akses ramah anak dengan memberikan Messenger Kids sebagai aplikasi berkirim pesan. Dirancang khusus bagi anak-anak aplikasi ini tidak merepotkan orang tua karena aksesnya yang mudah juga cocok untuk usia di bawah 13 tahun.

Alasan Penggunaan Perlu Dibatasi

Seperti kekhawatiran pada umunya, penggunaan pada usia anak sangat perlu dibatasi. Meski dapat meringankan beban orang tua dan guru melalui tayangan eksklusif yang merancang aktivitas motorik mereka tetap membutuhkan kebebasan dari ketergantungan gawai. Lepaskan beberapa waktu demi menghindari kecanduan.

Anak yang tidak memiliki aktivitas sosial akibat terlalu sering membutuhkan perangkat bantuan juga masuk dalam kategori kurang sehat. Dalam usia aktifnya mereka dituntut untuk menumbuhkan kemampuan belajar melalui aktivitas bermain bersama teman sebayanya. Kurangnya aktivitas sosial akan mengurangi kebebasan berpikirnya di kemudian hari.

Tidak perlu lagi khawatir dengan penggunaan gawai semakin intens. Sarana belajar dapat didukung dengan akses penuh melalui bantuan fitur khusus bagi usianya. Jangan lupa untuk menekankan batasan waktu agar aktivitas sosialnya tidak terganggu. Hal juga merupakan salah satu tips menghindari konten negatif.